Selamat siang matahari..
Maaf, tak mampu ku tatap nyalangmu saat ini
kunikmati saja sinarmu bersama angin lalu atau melalui bungamu.
Ada bisu yang membiru, entah karena aku atau kamu.
Hanya rajutan kata yang mengusik rinduku untuk menghangatkannya selain cahayamu.
Hai matahari,
Bawakan aku bianglala mu..
Akan ku letakkan pada kotak ungu,
kotak dimana kusimpan hangat tatapmu, sedihmu, keluhmu, mata lembutmu, asa mu, rindu dan kamu.
Kotak dimana aku menyimpan seluruhmu.
Ya Kamu, dan aku.
Ada kita disana, bersama Bianglala dan Sendja.
_Pemimpi Sendja_